Malaysia Itu Berasal dari Bugis
Dalam suatu perjalanan darat dari Singapura ke Kuala Lumpur, pemandu wisata yang menemani saya selama berada di Malaysia tidak hanya menunjukkan istana raja (sultan) yang dilewati, tetapi juga menceritakan sejarahnya. Awalnya, saya tak tertarik untuk mendengarnya, namun setelah dia mengait-ngaitkan dengan Bugis, di mana kebetulan saya juga adalah orang Bugis, akhirnya saya pun larut di dalamnya. Apalagi, cerita yang dia paparkan hampir sama dengan cerita tetua-tetua di tanah Bugis, bahwa raja-raja Malaysia itu berasal dari Bugis.
Atas rekomendasi pemandu yang namanya saya lupa itu, saya menyempatkan diri membeli sebuah buku di Kuala Lumpur. Judulnya, “Malaysia Kita, Panduan dan Rujukan untuk Peperiksaan Am Kerajaan”. Buku ini adalah buku sejarah resmi Negara Malaysia. Dalam buku tersebut, digambarkan secara jelas bagaimana Bugis muncul sebagai kuasa baru yang paling berpengaruh di Selat Malaka pada abad 17, yang kemudian dengan segala campurtangannya di Simenanjung Tanah Melayu di sekitar tahun-tahun 1720-an telah mewujudkan kerajaan baru di Johor, Perak, Kedah dan Selangor.
Kerajaan Selangor merupakan kerajaan terakhir yang muncul pada abad 18 dan diasaskan oleh Bugis di mana Raja Lumu yang menjadi Sultan Selangor yang pertama dengan gelaran Sultan Salehuddin Syah. Dalam buku Malaysia Kita disebutkan bahwa Raja Lumu ini adalah anak dari Daeng Celak (Opu Daeng Cella). Menurut hasil Seminar Penelusuran Kerabat Raja Bugis, Sulsel dengan raja-raja Johor-Riau-Selangor, Malaysia, yang dikutip Antara, Opu Daeng Celak adalah putra hasil perkawinan Opu Wetenriborong Daeng Rilekke dengan Opu Daeng Kemboja. Wetenriborong adalah putra dari Lamaddussila Karang Tanete, yang merupakan putra dari Wetenrileleang, Raja Luwu ke 26 dan 28.
Dalam sislilah Kerajaan Luwu yang salinannya dimiliki penulis, Wetenrilelang (Tenrileleang Petta Matinroe Ri Soreang) adalah Raja Luwu ke 24 dan 26. Ia dua kali bersuami, yaitu Lamallarangeng Datu Lompulle dan Lamappasili Datu Pattojo Matinroe Ri Duninna. Dari hasil perkawinannya dengan Lamappasili melahirkan Lamappapoleonro Datu Soppeng, sedangkan dari perkawinannya dengan Lammallarangeng, Wetenrileleang melahirkan seorang putri dan dua orang putra salah satunya Lamaddussila Karaeng Tanete.
Selanjutnya La Maddusila Karaeng Tanete, menurut silsilah Kerajaan Luwu, kawin dengan Iseng Tenribali Datu Citta. Namun dalam silsilah tersebut, tidak dijelaskan lagi keturunannya. Dan dari hasil penelusuran sejarah kemudian diketahui bahwa ternyata Lamaddusiila memiliki seorang putri bernama Wetenriborong yang kemudian menikah dengan Opu Daeng Kemboja. Pernikahan ini menghasilkan lima orang putra, masing-masing Opu Daeng Parani, Opu Daeng Marewah, Opu Daeng Cella, Opu Daeng Manambong dan Opu Daeng Kamase. Menurut Prof Emeritus Dato` Dr Moh Yusoff bin Haji Hasyim, President Kolej Teknologi Islam Antarbangsa Melaka seperti dikutip Antara, kelima putra-putra inilah yang kemudian merantau ke Selangor dan menjadi cikal bakal keturunan raja-raja di Malaysia hingga saat ini. Kelima turunan Raja Luwu yang dikenal sebagai Opu Nan Lima ini, menjadi cikal bakal keturunan raja-raja di Malaysia selain juga menurunkan banyak raja-raja Melayu di Kalimantan dan Sumatera. Intinya, dari sembilan raja yang memerintah di Malaysia, ternyata pada umumnya merupakan keturunan RajaBugis dari Kerajaaan Luwu, Sulawesi Selatan, Indonesia.
Berdasarkan pemahaman tersebut di atas maka sudah jelas bahwa dilihat dari aspek kesejarahan, pada dasarnya Malaysia itu berasal dari Bugis. Bahkan, selain raja-rajanya, Perdana Menteri Malaysia saat ini, Datuk Najib Tun Razak sendiri adalah keturunan Bugis. Jadi, sudahlah, jangan lagi kita saling menyakiti. Kepada Yang Dipertuan Agong Raja Malaysia, ‘’Daulat Tuanku, Malaysia itu berasal dari Bugis, sedangkan Bugis itu bagian dari Indonesia. Jadi kalau memang masih merasa bersaudara, dan merasa bagian dari Bugis jangan lagi negeri Anda membuat marah kami…”
Catatan: Penulis adalah salah satu kerabat Istana Kerajaan Luwu
Sumber : http://sosbud.kompasiana.com/2009/08/24/42138/







