Home Galigo Forum Kamus Bugis Download
.:. Update Terbaru .:.
.:. Ceramah / Kecapi.:.
  • Kecapi Bugis Lengkap Arkas
  • Kecapi Bugis Arkas dkk
  • Kecapi Bugis Yabe Lale
  • Kecapi Bugis Janda
  • Kacapi Bugis La'Dores
  • Kacapi Bugis Onde-Onde
  • Ceramah Ta'sia
  • Ustadz Amri
  • → Lihat Kecapi Lainnya...
    .:. Tentang Ogi' .:.
  • Suku Kaum Bugis
  • Arti Daeng Dalam Bugis
  • Ulama Dimata Bugis
  • Sifat Merantau Suku Bugis
  • Assikalaibine
  • Etos kerja Orang Bugis
  • Prinsip Orang Bugis
  • Jiwa Pelaut Orang Bugis
  • → Lihat Sejarah Lainnya...
    .:. Sejarah Ogi' .:.
  • Asal Usul Raja Bugis
  • Asal Kata Bugis
  • Asal Usul Enrekang
  • Asal Usul Nama Sulawesi
  • The Bugis
  • La Galigo
  • Sejarah Tanah Luwu
  • sejarah pare-pare
  • → Artikel Lainnya...
    .:. Sekilas Tanah BONE .:.
  • La Uliyo Bote’E
  • La Inca
  • La Parenrengi Arung Ugi
  • La Pabbenteng Petta Lawa
  • Bone Dan Gowa Bersatu
  • Enrekan Vs Bone
  • Sejarah Tanah Bone
  • Akkarungeng Ri Bone
  • → Artikel Lainnya...
    .:. Support By .:.
    Forum SempugiForum Galigo Bugis
    .:. Adat & Budaya Ogi' .:.
    .:. Lontara / Cerita .:.
  • Baju Bodo
  • Li'pa Sa'bbe
  • Accera Kalompong
  • Tari Patuddu
  • Kamasutra Versi Bugis
  • Permainan Rakyat Bugis
  • Upacara Adat Khitan
  • → Artikel Lainnya...
  • Pribahasa Bugis
  • Lontara Pananrang
  • Waktu Bugis
  • Mappasitinaja
  • Amaradekangeng
  • Pada i'di Pada E'lo
  • Ati Mapaccing
  • → Artikel Lainnya...

    سْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِالرَّحِيْـــــم
  • Barasa'
  • Ekosistem Tappareng Karaja I
  • Ekosistem Tappareng Karaja II
  • Ekosistem Tappareng Karaja III
  • Keberanian Orang Bugis-Makassar
  • Nilai2 Budaya Bugis-Makassar
  • Misteri Huruf K (Sulawesi)
  • → Artikel Lainnya...
  • Sureq Galigo
  • Pappasenna Maccae Ri Luwu
  • Pangaja'na Abdul Abadi
  • Nilai2 Budaya dalam 'Elong Ugi'
  • Belajar Tajwid
  • Cara Shalat & Bacaanya
  • Ceramah Subuh
  • → Ceramah Lainnya...

    Kajao Lali’do

    Seri Cerita Rakyat : POKOK KEPINTARAN

    Menggunakan nama-nama tokoh yang kental kedaerahannya; terdengar cukup ‘aneh’ dan terbilang sulit diucapkan di lidah para pendatang. Kajaolalido salah satunya. Nama jalan satu ini oleh penduduk asli kota Makassar tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Anda siapa Kajaolalido itu?

    SIAPA sangka sang “pembisik” yang pernah santer di era beberapa presiden kita terakhir lalu, adalah pengulangan yang pernah terjadi di masa lampau. Bedanya, sekarang sang pembisik jumlahnya tak satu, tak jelas pula statusnya, sementara dulu cuma seorang dan statusnya sebagai penasehat pribadi raja. Tapi perbedaan yang paling menyolok adalah, sekarang para pembisik cenderung memprosokkan presiden ke jurang yang dalam, tapi di masa lampau sang pembisik mengajak sang raja ke puncak kemuliaan.

    Kajaolalido (tulisan yang benar: Kajao Lali’do) adalah seorang penasehat pribadi raja Bone di saat kerajaan Bone mencapai puncak kejayaannya. Dari kata “Kajao” saja telah terpancar arti, bahwa penasehat pribadi raja Bone itu adalah seorang yang berpengatahuan luas di jamannya, ahli tatanegara dan ahli pemerintahan. Kajao Lali’do-lah yang dengan berani meluruskan pendapat, memberikan nasehat, saran-saran yang berguna kepada raja Bone dalam menjalankan pemerintahan di dalam kerajaannya.

    Nasehat dan saran-saran Kajao Lali’do mengandung mutu dan nilai yang tinggi. Untuk lebih jelasnya, berikut petikan percakapan antara Kajao Lali’do dengan raja Bone perihal persoalan pemerintahan.

    Kajao Lali’do berkata: “Ya, Arungpone! Apakah yang menyebabkan sehingga kemuliaan raja itu tidak jatuh, kerajaannya senantiasa teguh berdiri, rakyatnya tidak bercerai-berai dan harta benda tidak terhambur?”

    “Kejujuran dan kepintaran, Kajao!”, jawab Arungpone.
    “Itu juga, tapi sebenarnya bukan juga, karena semua itu ada empat pokok penyebabnya,” tambah Kajao. “Pertama, kalau ada yang hendak dikerjakan oleh Baginda, sebaiknya tidak tidur siang malam memikirkan akibat pekerjaan itu.

    Baru dikerjakan jika sudah ditetapkan kesudahan pekerjaan itu adalah kebaikan. Kedua, hendaklah mengeluarkan perkataan yang benar, menyesuaikan pembicaraan dengan sepantasnya, sanggup menghadapi (mengikuti)
    pembicaraan orang dan dapat memberikan jawaban yang tepat. Ketiga, menepati janji serta tidak undur dari apa yang telah diucapkan. Dan keempat, pesuruh raja tidak lalai dan tidak pelupa akan apa yang disuruhkan kepadanya.”
    “Lalu apa pokok dari kepintaran itu, Kajao?”, tanya Arungpone.
    “Jujur, itulah pokoknya!”
    “Apa saksinya?”
    “Seruan! (Bugis: O’bie)”
    “Apakah seruan itu?”, kejar Arungpone.
    “Seruan adalah jangan mengambil barang yang bukan milikmu. Jangan mengambil tanaman yang bukan kau tanam. Jangan mengambil kayu yang sudah dipotong-potong (Bugis: Wattawali), kalau bukan engkau yang potong. Sebab jika itu terjadi, musuh akan mudah masuk ke dalam negeri dan sulit diusir keluar,” jawab Kajao tenang.

    Senang mendengar jawaban Kajao, Arungpone bertanya lagi, “Baik. Lalu apakah yang menyebabkan runtuhnya sebuah kerajaan besar, Kajao?”

    “Ada lima tandanya suatu kerajaan besar akan runtuh.
    1. Pertama, raja dalam negeri itu sudah tidak mau dinasehati lagi atau ditegur akan kesalahannya.
    2. Kedua, kalau tidak ada orang pandai dalam negeri.
    3. Ketiga, kalau pabbicara (hakim) makan suap.
    4. Keempat, kalau rakyat berbuat sesuka hatinya lantaran tak ada lagi yang ditakutinya.
    5. Dan kelima, kalau raja sudah tidak suka lagi memberikan pengasihan atau pengampunan kepada rakyatnya sebagaimana mestinya.”
    Arungpone terdiam sejenak. “Begitu. Lalu apa tandanya suatu daerah kecil akan menjadi besar?”

    “Juga lima tandanya,” jawab Kajao mantap. “Pertama, rajanya jujur dan pintar. Kedua, rajanya menerima petunjuk dari penasehatnya. Ketiga, bermufakat dengan orang-orang tuadalam negeri. Keempat, tenrilukkai bicarae (apa yang telah diputuskan tidak boleh dibatalkan lagi). Dan kelima, bersatu hati rakyat dalam negeri.”

    Penasaran, baginda Arungpone melancarkan pertanyannya lagi, “Kajao, tadi adalah tanda kerajaan yang baik. Tapi kalau kerajaan yang tidak baik, apa tanda-tandanya?”
    “Juga ada lima tandanya. Pertama, terlalu banyak keinginan rajanya. Kedua, pabbicara (hakim) makan suap. Ketiga, rajanya suka murka jika ripakainge (dinasehati). Keempat, jika raja tidak melarang putra-putranya dan kawan-kawannya berbuat sewenang-wenang terhadap rakyatnya. Dan terakhir, kalau tidak memperkuat putusan yang telah diambil orang-orang tua dalam negeri!”

    “Apa pula tandanya padi berhasil dalam negeri, Kajao?”
    “Ada lima tandanya. Pertama, jika raja jujur. Kedua, jika pabbicara (hakim) jujur dalam memutuskan perkara dan tidak makan suap. Ketiga, tak ada pencurian dalam negeri. Keempat, jika benar putusan suatu perkara. Kelima, jika rakyat dalam negeri bersatu,” jawab Kajao merendah.

    Dimiliki Raja Lain
    Penasehat pribadi raja Bone seperti Kajao Lali’do sebenarnya dimiliki pula oleh beberapa raja lainnya di Sulawesi Selatan, seperti raja Sidenreng dengan Nene’ Allomo, raja Luwu dengan Matcae, dan raja Gowa dengan Boto Lempangang.
    Yang jelas, percakapan antara Kajao Lali’do dengan raja Bone ini baiknya diresapi dan dengan jernih ‘ditarik’ di kekinian negeri kita atas multi persoalan yang melanda. []

    (Dokumentasi MT-Sumber: Kenallah Sulsel, H.D. Mangemba. 1956)
    Sumber : www.makassarterkini.com
    Share
    Tweet

    .:. Widget Lagu Bugis .:.
    .:. Widget Lagu Bugis .:.
  • Lagu Bugis Asemmpajakki'
  • Lagu Bugis Addapengengnga
  • Lagu Bugis Ajana Ia Mutajeng
  • Lagu Bugis Ana Dara Nakallolo
  • Lagu Bugis Balo Lipa
  • Lagu Bugis Botting Ale-Ale
  • Lagu Bugis Buah Mancaji Dori
  • Lagu Bugis Cani Paria
  • Lagu Bugis Cappuni Sabbaraku
  • → Lagu Bugis Lainnya...
  • Lagu Bugis 4 Juta Siddi Saping
  • Lagu Bugis Agana Gau'ku
  • Lagu Bugis Alosi Ri'polo Dua
  • Lagu Bugis Ana'na Pu'katte
  • Lagu Bugis Ajana Iya Musenge
  • Lagu Bugis Aja Ta'passaka
  • Lagu Bugis Agana Gau'ku
  • Lagu Bugis Ade Pangngampe
  • Lagu Bugis Aja Tapassaka
  • → Lagu Bugis Lainnya...
    .:. Ingat Ki' Waktu .:.

    .:. Bumi Nene'Ma'llomo .:.
  • Nasehat Nene Mallomo
  • Sidrap Di Balik Sejarah
  • Tokoh Dbalik Sidrap
  • Sejarah Kulo
  • Sejarah Sidenreng Rappang
  • Monumen Korban 40.000
  • Letak Geografis
  • Tentang Sidrap
  • → Artikel Lainnya...
    .:. Umun .:.
  • Airport Hasanuddin
  • Trans Studio
  • Jusuf Kalla
  • UMI Makassar
  • Jenderal (Purn) M Jusuf
  • sejarah UMI Makassar
  • Unhas
  • Bj Habibie
  • → Artikel Lainnya...
    .:. Anre - Anre O'gi .:.
  • Baronggo / Buronggo
  • Lapek Bugis
  • Nasu Pa'lekko
  • Coto Makassar
  • Jalan Koteq
  • Sop Konro
  • Barobbo'
  • Kue Seksi
  • → Masakan Lainnya...
    .:. Ma'guru Bhs O'gi .:.
  • Aksara Lontara
  • Penulisan Aksara
  • Kamus Online Bugis
  • Kamus ABG Bugis - Mksr
  • Ucapan Bhs Bugis
  • Istilah dalam Keluarga
  • Cerita Da'erah
  • Membaca Aksara
  • Belajar Tari Paduppa
  • .:. Widget Waktu .:.
  • Calender Tari Bugis
  • Calender Baju Bodo
  • Calender Pengantin Ceria
  • Jam Ana Ogi
  • Jam Baju Bodo
  • Jam Baju Bodo Merah
  • Tari Bosara
  • Tari Pa'joge
  • → Widget untuk Blog Lainnya...

        
    Ana Ogi™ | Sipakatau | Sipakalebbi | Sipakainge | Sipatokkong | Siparappe
    About | Contact Us | Tudang Sipulung | Download Font Bugis | Search
    Copyright © 2008 - 2011 Ana Ogi. Powered by Blogger.Com.